Ini Dia Tips Belanja Pintar Dengan Uang THR

Smart-Shopping-560x395

Lebaran sebentar lagi. Petikan lagu merdu yang sekarag sering terdengar ketika kita memasuki sebuah toko. Kertas-kertas berwarna merah mencolok dengan angka besar bertuliskan angka-angka besar juga tergambar besar di sana. Ya, diskon Ramadan sudah tiba. Sudah terima THR dan ingin belanja? Mungkin cerita selanjutnya di bawah bisa sebagai teman Anda saat memasuki toko untuk menghabiskan uang Anda.

Bukan berapa Tapi Apa

Musim diskon berarti musim harga murah. Untuk kalangan tertentu ini adalah saat yang tepat untuk membeli barang yang dulunya tidak terjangkau, menjadi terjangkau.

Sebuah setelan baju pria merk terkenal, berani menurunkan harga sampai dengan 70%. Bahkan ada sebuah butik di salah satu mal memajang manequin atau patung pajangan tanpa baju sama sekali.

Ini sebagai tanda bahwa baju yang terbaru pun yang biasa dipajang di etalase juga dipotong harganya. Sangat menggoda. Bagaimana menurut Anda, suatu tawaran penghematan atau pemborosan?

Dalam berbelanja, ada aturan baku yang biasa saya bagikan kepada beberapa teman maupun klien yang bermasalah dengan kegiatan yang namanya berbelanja.

Aturan itu biasa saya sebut dengan ‘bukan berapa tapi apa’ maksudnya adalah, dalam berbelanja, harga memang menjadi salah satu alasan kita untuk memutuskan membeli atau tidak suatu barang.

Tapi di atas semuanya,yang lebih utama adalah barang apa yang dibeli dibandingkan dengan berapa harga barang yang dibeli.

Kita memang tidak dilarang sama sekali untuk membeli baju di butik yang saya ceritakan di atas. Apalagi dengan harga yang dipotong sampai dengan 70%.

Adalah suatu hal yang bijak bila kita membelinya, karena bisa melakukan penghematan 70% dari harga seharusnya. Namun, apakah gaun yang kita beli tersebut memang kita butuhkan?

Membeli suatu barang dengan harga di bawah harga yang seharusnya adalah suatu tindakan yang benar. bahkan sebagai perencana keuangan saya sangat menyarankan hal itu.

Namun dengan aturan ini bukan berarti kita diperbolehkan untuk mengeluarkan uang untuk barang yang tidak kita butuhkan. Harga murah memang hemat. Tapi harga murah untuk sesuatu yang tidak dibutuhkan, tetap suatu pemborosan.

Dengan batasan yang kita buat, seharusnya ada tahu tidak ada diskon, bukanlah alasan seseorang untuk memutuskan berbelanja atau tidak.

Karena walaupun seseorang membeli barang dengan harga mahal dan tidak disaat diskon tapi dia membutuhkannya, maka keputusan untuk membeli adalah lebih bijak dibanding dengan seseorang yang berbelanja hemat dan murah dengan diskon besar tapi ternyata barang yang dibelinya ternyata tidak dibutuhkan atau malah salah membeli.

top